Wednesday, November 30, 2011

Uighurs and China's Xinjiang Region

sebelum kkida teruskan dengan photos makanan dan cerita makan-makan kkida nak selitkan cerita mengenai wanita ethnic Uighurs ini...

ketika jalan-jalan sekitar china town di Shanghai (ada china town kat negeri china?)...terlihat akan kelibat wanita ini yang meniaga satay di tepi jalan...teringin nak rasa sataynya yang nampak sedap...sambil menunggu satay di bakar, eka sempat snap beberapa keping photo ini....

Uighurs adalah sebuah ethnic minority yang beragama islam di daerah Xinjiang, China....kkida mencari-cari sejarah/cerita kesah masyarakat ini yang di ditindas hebat dan terjumpa akan link ini....

 http://www.cfr.org/china/uighurs-chinas-xinjiang-region/p16870

The Xinjiang Uighur Autonomous Region (XUAR), a territory in western China, accounts for one-sixth of China's land and is home to about 20 million people from thirteen major ethnic groups. The largest of these groups is the Uighurs [PRON: WEE-gurs], a predominantly Muslim community with ties to Central Asia. Some Uighurs call China's presence in Xinjiang a form of imperialism, and they stepped up calls for independence—sometimes violently....
jika anda ingin tahu lebih lanjut kepayahan yang di lalui oleh masyarakat ini...bacalah link diatas...memang kelihatannya amat susah kehidupan wanita ini....mencari nafkah di tepi jalan mungkin untuk sesuap nasi...
As Han migrants pour into Xinjiang, many Uighurs resent the strain they place on limited resources like land and water. "Uighurs feel like this is their homeland, that these resources should be more devoted to them," says Gladney.
sambil wanita tersebut membakar dan menjual satay, ibunya mengendong anaknya yang masih baby lagi...lihatlah ruang tempat duduk si ibu tersebut...ntah menumpang di tempat siapa....
In July 2009, ethnic tension between the Han and Uighur communities in Xinjiang was brought into the international limelight after severe riots between the two groups and police forces erupted in the province's capital city of Urumqi. According to Chinese state media, at least 150 people were killed, and more than 800 were injured. The riots were reportedly sparked by a Uighur protest over the ethnically motivated killing of two Uighur workers in the southern province of Guangdong. Accounts of how the protest turned violent differ.
kkida masukkan cerita ini sebagai entri adalah sebagai tanda simpati kkida sebagai seorang islam kepada masyarakat islam yang lain yang di tindas hanya kerana agama mereka....
satay kambingnya memang sangat sedap...kena belajar cara mereka marinade satay ini dan bagaimana ia menjadi sangat lembut dan tak liat langsung....
apakah nasib masyarakat ini seterusnya? ....kita hanya boleh berharap agar mereka tidak terus ditindas...
Alhamdulillah...terasa bahawa diri ini lebih bertuah kerana dilahirkan di Tanah Melayu....tidak perlu melalui kepayahan seperti wanita tersebut....;)

jika anda ingin tahu lebih lanjut jangan lupa ke link tersebut diatas....

3 comments:

  1. Salam kak ida...kita serupa lah mudah rasa simpati melihat kepayahan orang lain...syukur dengan apa yang kita ada..amin

    ReplyDelete
  2. ASSALAM KAK..SY SERING MENGINGATI DIRI SENDIRI DAN ANAK2 KALAU KITA SUSAH ADA LAGI ORG LAIN YG LEBIH SUSAH.... TGK SENDIRI KEHIDUPAN SEDARA SEISLAM KITA DI CHINA DAN NEGARA LAIN TU SELALU TERTINDAS TAPI KITA KAT BUMI BERTUAH NI WALAU SUSAH MASIH CUKUP MAKAN DAN PAKAI MALAH RAMAI YG DTG MEMBANTU.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...